BAKTERI
Bakteri
adalah kelompok organisme prokariotik yang bersel tunggal, berukuran
mikroskopik, dan berkembang biak dengan membelah diri. Sebagaian ahli biologi
mengelompokkan bakteri kedalam Kerajaan atau Kingdom Bacteria, sedangkan
sebagian yang lain mengelompokkannya ke dalam Kingdom Monera. Mikroorganisme
ini dapat dijumpai di udara, tanah dan air.
Bakteri
berukuran sekitar 0,00015 mm – 0,005 mm. Sel bakteri memiliki dinding sel yang
tersusun atas selulosa dan kitin. Berbeda dengan sel tumbuhan, sel bakteri
tidak mempunyai membran atau selaput inti. Secara garis besar, bakteri memiliki
tiga bentuk, yaitu kokus (lonjong) , basilus (batang) dan spirilum ( spiral).
Pembelahan Sel
Pada
umumnya, bakteri berkembangbiak dengan cara membelah diri. Pembelahan sel dapat
terjadi dengan sangat cepat pada kondisi temperatur, kelembapan, dan makanan
yang sesuai. Adapun pada kondisi lingkungan ekstrem (terlalu tinggi atau
terlalu rendah), bakteri dapat membentuk spora sebagai alat
perkembangbiakannya. Spora ini terjadi akibat penggumpalan cairan protoplasma
dari sel bakteri.
Klasifikasi Bakteri
Bakteri
dapat diklasifikasikan menurut beberapa cara. Berdasarkan cara mendapatkan
makanannya, bakteri dikelompokkan menjadi bakteri parasit, saprofit,
kemosintetik, dan fotosintetik. Bakteri parasit mengambil makanannya dari
makhluk hidup lain. Bakteri saprofit mengambil makanannya dari bahan organik
mati. Bakteri kemosintetik mengambil makanannya melalui oksidasi berbagai
senyawa kimia. Adapun bakteri fotosintetik mengambil makanannya melalui
fotosintetis. Berdasarkan kemampuannya mengambil oksigen, bakteri dibedakan
menjadi bakteri aerob dan anaerob. Bakteri aerob adalah bakteri yang mengikat
oksigen bebas dari udara untuk berespirasi, sedangkan bakteri anaerob tidak memerlukan
oksigen bebas dari udara untuk prosen respirasi.
Bakteri Gram Positif dan Negatif
Salah
satu metode klasifikasi bakteri yang sering digunakan adalah pengelompokkan
berdasarkan teknik pewarnaan Gram (Gram stain yang ditemukan oleh Hans
Christian Joachim Gram, seorang ahli bakteriologi asal Denmark, pada 1884). Sel
bakteri diwarnai dengan kristal violet atau pewarna ungu dan kemudian dicuci
dengan alkohol atau aseton. Bakteri yang warna ungunya tidak luntur disebut
bakteri gram positif. Bakteri ini mempunyai dinding sel yang tebal sehingga
pewarna ungu tidak akan larut ketika dicuci dengan alkohol atau aseton. Adapun
bakteri yang warna ungunya luntur disebut bakteri gram negatif. Bakteri yang
dinding selnya tipis ini selanjutnya diwarnai dengan safranin atau pewarna
merah.
Kerugian dan Manfaat
Bagi
manusia, bakteri dapat membawa beberapa kerugian maupun manfaat. Beberapa
contoh bakteri yang merugikan diantaranya adalah Clostridium tetani (penyebab
penyakit tetanus), Neissiria meningtidis (penyebab meningitis atau radang
selaput otak), dan Salmonella typhi (penyebab demam tifus). Adapun contoh
bakteri yang bermanfaat bagi manusia diantaranya adalah Lactobacillus
bulgaricus, Rhizobium, dan Thiobacillus. Lactobacillus bulgaricus merupakan
spesies bakteri yang berperan dalam proses fermentasi yoghurt (susu asam).
Rhizobium merupakan kelompok bakteri yang mengikat senyawa nitrogen pada
tanaman kacang-kacangan. Adapun Thiobacillus adalah bakteri yang memisahkan
tembaga dari bijih tembaga.






0 comments:
Post a Comment